

Kemandirian dari Tanah Adat
Mengembangkan kawasan pertanian terpadu di Mimika Utara guna mengamankan kedaulatan pangan, energi bersih, dan kemandirian ekonomi masyarakat adat Papua secara bertahap dan berkelanjutan.
Pilar Kedaulatan Kawasan
Ekosistem pertanian terpadu ini dirancang di atas tiga pilar utama yang saling mendukung guna mewujudkan kemandirian kampung secara utuh dan berkelanjutan.
Pangan Berkelanjutan
Energi Mandiri
Ekonomi Adat
Penerapan sistem agroekologi terpadu mulai dari sayuran organik, peternakan babi modern, hingga perikanan bioflok untuk mencukupi kebutuhan gizi serta ketahanan pangan lokal secara mandiri.
Pemanfaatan biogas dan biomassa dari limbah peternakan untuk menghasilkan energi bersih terbarukan yang menggerakkan seluruh aktivitas pertanian serta kebutuhan listrik domestik di kampung.
Pengelolaan hasil bumi secara kolektif melalui Koperasi Adat guna memastikan rantai nilai ekonomi tetap berada di tangan masyarakat ulayat dan pemuda setempat.
Tanah adat ini adalah ibu kandung yang memberi kita kehidupan. Menjaganya dengan bertani secara modern namun tetap bijak adalah cara mulia menghormati leluhur sekaligus mengamankan masa depan anak cucu Papua.
Tetua Adat Kampung Dakabado
Target Skala Kawasan
3.000 Ha
Perluasan lahan ulayat bertahap
100%
Energi mandiri biogas lokal
5 Kampung
Pemberdayaan ekonomi Mimika Utara
